Tips dan Trik agar Ayam Bakar Tidak Gosong

Tips dan Trik agar Ayam Bakar Tidak Gosong

Ada banyak cara mengolah ayam, salah satunya adalah dengan cara dibakar. Tapi ayam bakar juga perlu teknik khusus agar tidak gosong. Bukan hanya mengurangi kenikmatan karena terasa pahit, daging yang terbakar hitam juga berisiko meningkatkan kanker di dalam tubuh. Jadi, ini caranya agar ayam bakar tidak gosong dan bisa dinikmati secara maksimal.

 

  1. Diungkep dulu

Jangan langsung membakar ayam yang mentah. Akan lebih baik jika memasak daging ayam lebih dulu dengan cara diungkep. Cara ini bukan hanya menjamin daging ayam matang hingga ke dalam tapi juga membuat bumbu lebih meresap.

 

  1. Jangan terlalu banyak gula

Ketika membumbui ayam bakar, lebih baik tidak terlalu banyak menambahkan gula. Gula cenderung gosong jika terkena panas langsung. Jika bumbu terlalu manis, gula akan membuat bagian terluar ayam cepat gosong.

 

  1. Oles minyak

Ketika membakar sate, salah satu alasan tidak mudah gosong adalah adanya minyak atau lemak. Untuk menjaga agar ayam bakar tetap kering namun tidak gosong, oles sesekali dengan margarin sehingga api tidak langsung membakar daging.

 

  1. Lapisi daun pisang

Jika tak ingin terlalu berminyak, lapisi dengan daun pisang atau alumunium foil. Cara ini akan mencegah ayam terkena api dan arang langsung tapi juga membuat ayam tetap terbakar dan kering.

 

  1. Jangan dibakar terlalu lama

Tujuan membakar ayam adalah menambah kesedapan masakan, bukan untuk memasak makanan. Jadi jangan dibakar terlalu lama agar tidak gosong. Perlu dibolak-balik juga agar tidak hanya satu sisi yang terbakar.

 

Itu dia sekian tips agar ayam bakar tidak gosong namun tetap enak dimakan dan sehat. Jika kamu sedang ada di Jogja, tidak ada salahnya untuk mengunjungi Rumah makan Mbah Buyut, Rumah makan ini menawarkan berbagai menu masakan khas rumahan yang enak dan menyehatkan. Mbah Buyut terletak di Jalan Suryodiningratan 3 Yogyakarta (selatan plengkung gading).

5 Cara Mengetahui Telur Masih Bagus atau Tidak

5 Cara Mengetahui Telur Masih Bagus atau Tidak

Telur perlu dilihat apakah masih segar atau tidak sebelum dimasak, apalagi jika sudah disimpan lama di rumah atau di kulkas. Meski menjadi bahan makanan yang cukup awet meski dibiarkan begitu saja, namun telur termasuk bahan mentah dan pasti akan mengalami penurunan kualitas bahkan busuk jika tidak segera diolah.

Untuk mengetahui apakah telur masih layak dimasak atau tidak, ini cara mengetahui.

 

1 Kocok telur yang masih utuh

Sebelum memecahkannya, kocok dulu telur sebentar dan dengarkan apakah ia menimbulkan suara atau tidak. Cangkang telur sebenarnya punya pori-pori yang bisa dimasuki udara dari luar dan semakin lama akan merusak membran telur yang ada di dalam. Jika telur yang dikocok menimbulkan suara, berarti telur sudah tak baik atau mengalami penurunan kualitas meski sebenarnya masih bisa dimasak.

 

2 Sinari telur

Ambil senter atau lihat di bawah bohlam lampu untuk menyinari telur agar tahu bagian dalamnya masih baik atau tidak. Jika kuning telur berada di tengah, tanda telur masih baik. Jika kuning telur di samping berarti telur sudah berumur lama atau hampir tak layak dimasak.

 

3 Celupkan ke dalam gelas berisi air

Mengapung tidaknya telur di dala air juga bisa menentukan usia telur. Jika tenggelam hingga ke dasar dalam posisi tidur, telur masih memiliki berat maksimal dan itu tanda masih segar. Semakin mengapung ke atas semakin buruk kualitas telur.

 

4 Pecahkan dan lihat konsistensinya

Telur yang segar ketik dipecakan akan cenderung kental putih telurnya, dan warna kuning telurnya masih kuning pekat dan bulat cantik. Sedangkan jika sudah lama, putih telur akan cenderung cair atau encer, dan kuning telurnya mudah pecah atau warnanya pucat.

 

5 Aroma telur

Telur yang masih segar tidak akan menimbulkan bau amis yang menyengat. Telur yang berumur akan lebih amis dan tak sedap.

Itu dia cara mengetahui apakah telur masih layak diolah dan dikonsumsi atau tidak. Semoga bermanfaat. kalau sedang mencari menu rumahan jangan lupa untuk mengunjungi rumah makan Mbah Buyut

Cara Cepat Agar Daging Sapi Cepat Empuk

Cara Cepat Agar Daging Sapi Cepat Empuk

Mengolah daging sapi agar tidak alot saat dimasak sebenarnya tidak terlalu sulit. Ada banyak cara yang bisa dicoba untuk mempersiapkan daging sapi supaya cepat empuk ketika dimasak. Kita bisa menggunakan bahan-bahan tertentu dalam menyiapkan daging sapi.

Kali ini Mbah Buyut akan membagikan lima cara mudah yang bisa dipilih agar daging sapi cepat empuk. Mulai dari menggunakan daun pepaya hingga menggunakan buah nanas. Selengkapnya, langsung saja simak uraiannya di bawah ini.

  1. Bungkus Daging Sapi dengan Daun Pepaya

Bungkus daging sapi dengan daun pepaya. Lalu, diamkan dulu selama beberapa saat sebelum mengolahnya. Cara lain yang bisa dipilih adalah remas-remas lebih dahulu daun pepaya, lalu gunakan untuk membukus daging sapi. Ini karena getah daun pepaya diyakini memiliki kemampuan memecah serat protein daging dengan cepat.

  1. Kucuri Daging Sapi dengan Air Perasan Jeruk Lemon

Untuk mendapatkan daging sapi yang empuk, kita bisa mengucuri daging sapi dengan air perasan jeruk lemon. Diamkan selama kurang lebih 30 menit sebelum daging diolah atau dibumbui. Selain menghilangkan bau, air perasan jeruk lemon diyakini bisa membuat daging lebih empuk.

  1. Baluri Daging Sapi dengan Buah Nanas Parut

Siapkan nanas parut, lalu balurkan pada daging sapi. Diamkan selama sekitar 20 menit sebelum daging diolah atau dimasak. Sebaiknya pilih nanas yang masih muda karena nanas muda bisa membuat daging sapi cepat empuk. Selain dibalurkan, nanas parut juga bisa dijadikan campuran saat merebus daging sapi supaya cepat empuk sebelum dibumbui.

  1. Rendam Daging Sapi dengan Jus Tomat Segar

Buah tomat yang mengandung asam juga bisa digunakan untuk mengempukkan daging sapi. Cara siapkan buah tomat secukupnya, lalu diblender dengan air. Kemudian, gunakan jus tomat segar itu untuk merendam daging sapi selama sekitar 15 menit.

  1. Baluri Daging Sapi dengan Kopi

Seduh kopi bubuk dengan air panas. Lalu baluri daging sapi dengan air kopi tersebut. Diamkan beberapa menit sebelum daging diolah atau dibumbui. Kopi bubuk diyakini dapat membantu memecah serat protein sehingga daging sapi akan lebih empuk saat dimasak.

Semoga tips dan cara di atas bermanfaat, ya. Kita bisa memilih cara yang menurut kita paling mudah dan efektif untuk kita coba. Selamat memasak!

Cara Tepat Menghilangkan Noda Membandel di Panci

Cara Tepat Menghilangkan Noda Membandel di Panci

Panci adalah salah satu alat dapur yang sering digunakan untuk memasak. Panci memiliki berbagai macam jenis yang fungsinya berbeda-beda, serta terbuat dari bahan yang bermacam-macam. Panci yang sering digunakan untuk memasak adalah panci berbahan logam, dengan lapisan panci yang anti lengket, karena bisa menjadi penghantar panas yang baik, dan membuat masakan menjadi matang dengan sempurna.

Terlalu sering digunakan untuk memasak, bisa membuat lapisan panci menjadi rusak dan gosong. Apalagi jika terdapat noda membandel yang menempel di panci, harus segera dibersihkan dengan hati-hati. Agar noda membandel yang menempel di panci cepat hilang, berikut cara menghilangkan noda membandel di panci, dilansir dari berbagai sumber:

Cara Memilih Panci yang Bagus

Agar makanan terasa enak dan tidak gosong, kamu harus menggunakan panci yang kualitasnya bagus, tidak lengket dan menghantarkan panas dengan baik. Cara memilih panci yang berkualitas yang pertama, yaitu memilih panci yang berbahan logam, seperti tembaga, besi dan stainless steel. Panci yang terbuat dari bahan logam ini, bisa menjadi penghantar panas yang baik.

Cara yang selanjutnya adalah membeli panci berdasarkan brand. Sebelum membeli panci, pastikan untuk melihat ulasan tentang brand dari panci tersebut. Kamu bisa membandingkan dengan beberapa merek panci yang terkenal, untuk mengetahui kualitas dari brand tersebut. Cara yang terakhir adalah memilih panci yang bahannya mudah dibersihkan. Selain panci yang terbuat dari logam, kamu bisa menggunakan panci berbahan keramik, karena panci ini mudah dibersihkan dan anti lengket.

Cara Menyimpan Panci yang Benar

Setelah membeli panci, sebaiknya menyimpan panci dengan cara yang benar, yang disesuaikan dengan jenis atau bahan panci tersebut, agar kualitas panci tetap terjaga dan tidak udah rusak.

Stainless Steel

Panci yang terbuat dari bahan stainless steel. Walaupun bahannya mudah menghantarkan panas, tetapi bahan ini mudah tergores dan kusam. Cara menyimpan panci yang terbuat dari stainless steel, yaitu langsung keringkan panci setelah dicuci dan simpan di tempat yang kering dan tidak lembap.

Aluminium

Cara menyimpan panci aluminium agar tidak mudah berkarat, yaitu cuci panci dengan air panas dan keringkan. Kemudian simpan panci di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik.

Keramik

Di zaman sekarang banyak panci yang terbuat dari keramik. Agar kualitasnya tetap terjaga, siram panci dengan air panas setelah digunakan, kemudian cuci hingga bersih setelah panci dingin. Simpan panci di ruangan yang tidak lembap, kemudian beri jeda dengan alat masak lainnya dan lindungi keramik dengan karton, agar tidak mudah pecah saat bersentuhan dengan alat masak lainnya.

Cara Menghilangkan Noda Membandel di Panci

  1. Tuang Air Panas

Cara menghilangkan noda yang pertama, yaitu tuangkan air panas setelah menggunakan panci, setelah itu oleskan sabun cuci dan gosok pelan-pelan noda tersebut. Gunakan alat berbahan kayu seperti sendok kayu, untuk menghilangkan nodanya. Cara ini bisa digunakan untuk membersihkan panci stainless.

  1. Gunakan Cuka

Cara yang kedua adalah menggunakan cuka. Setelah kamu mengaliri panci dengan air panas, tambahkan semangkuk air cuka untuk menghilangkan noda membandel. Diamkan selama beberapa menit, lalu gosok dengan spatula kayu hingga noda terangkat. Jangan lakukan cara ini untuk membersihkan noda di panci anti lengket.

  1. Rendam Panci di Sabun

Sebelum membasahi panci dengan air, kamu bisa mengoleskan sabun cuci piring ke noda yang menempel di panci. Setelah itu rendam panci di air mendidih selama beberapa jam atau semalaman, kemudian buang air dan alirkan air hangat ke panci untuk mengangkat noda membandel.

  1. Gunakan Baking Soda

Cara yang selanjutnya adalah menggunakan baking soda, yang bisa membantu mengangkat noda membandel pada panci. Campurkan baking soda dengan air hangat, lalu sikat bagian noda dan bisa dengan air hangat.

  1. Minuman Bersoda

Cara menghilangkan noda yang membandel terakhir, yaitu dengan menggunakan minuman bersoda untuk panci aluminium. Tuankan minuman bersoda, kemudian panaskan panci dengan api kecil, lalu gosok panci dengan spatula kayu. Bilas dengan air hangat.

×

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh!

Klik kontak di bawah ini atau kirim kan email [email protected]

× Bagaimana kami dapat membantu anda