Cara Membersihkan Kompor Gas Yang Benar

Cara Membersihkan Kompor Gas Yang Benar

Biasanya saat memasak akan ada cipratan minyak atau kuah yang menempel di bagian kompor. Jika noda tersebut dibiarkan menempel di kompor, maka akan memicu munculnya jamur dan bakteri di kompor, sehingga kompor mudah berkarat dan rusak.

Kompor memiliki beberapa jenis yang bisa digunakan untuk memasak setiap harinya. Jenis kompor yang paling sering digunakan adalah kompor gas. Kompor gas memiliki beberapa bagian utama yang harus rutin dibersihkan.

Karena kompor gas ini mengeluarkan, sehingga harus dibersihkan dengan cara yang benar dan aman, agar kualitas api tetap terjaga. Berikut cara membersihkan kompor gas, dilansir dari berbagai sumber:

Jenis Kompor Gas

Kompor terdiri dari kompor gas, kompor listrik dan kompor induksi. Kompor gas memang jenis kompor yang harganya paling terjangkau. Kompor gas ini juga memiliki beberapa jenis yang dibedakan menurut fungsinya. Berikut jenis-jenis kompor gas:

  1. Kompor Gas Tanam

Kompor gas tanam adalah kompor yang ditanam di kitchen set, sehingga kompor gas ini tidak bisa dipindahkan. Kompor gas ini bisa memberikan kesan minimalis untuk dapur rumahmu.

  1. Kompor Gas Freestanding Multifungsi

Jenis yang kedua adalah kompor gas freestanding multifungsi. Kompor gas ini memiliki 4 sampai 6 tungku dan ada mesin pemanggang di bawahnya. Kompor ini sangat cocok digunakan untuk kamu yang sangat hobi memasak kue.

  1. Kompor Gas Portable

Jenis kompor gas portable adalah kompor yang sering digunakan untuk travelling, karena bentuknya kecil dan menggunakan gas kecil, yang bisa dibawa kemana saja. Karena bentuknya yang kecil, kompor ini tidak disarankan untuk memasak masakan dalam porsi besar.

  1. Kompor Gas Komersil

Kompor gas komersil adalah kompor dengan bentuk yang terbuat dari kerangka saja. Kerangkanya terbuat dari besi cor yang bisa membuat bara api sangat besar. Kompor ini tidak boleh digunakan di rumah, karena memiliki api yang sangat besar. Kompor ini biasanya digunakan di restoran.

  1. Kompor Gas Dua Tungku

Kompor gas dua tungku sering digunakan untuk perlengkapan rumah tangga. Kompor ini sangat praktis dan aman digunakan di rumah. Harganya pun sanat terjangkau daripada jenis kompor gas yang lainnya.

Cara Memilih Kompor Gas

Kompor gas adalah salah satu jenis kompor yang sering digunakan di rumah. Kompor gas memiliki beberapa bagian seperti tungku dan ring kompor. Memilih kompor gas tidak boleh sembarangan, kamu harus memperhatikan kualitas dari kompor tersebut, agar aman saat digunakan di rumah.

  1. Ukur Luas Dapur

Sebelum membeli kompor gas, ukurlah luas dapur dan sesuaikan dnegan kebutuhan. Kompor gas yang sering ada di rumah adalah kompor gas 2 tungku. Tetapi kalau kamu jarang memasak, belilah kompor gas 1 tungku yang harganya lebih terjangkau.

  1. Perhatikan Pematik Api

Saat membeli, perhatikan pematik kompor gas. Karena ada pematik kompor yang bisa digunakan secara manual dan otomatis. Kompor gas yang dinyalakan secara manual, membutuhkan korek untuk menyalakan apinya.

  1. Berbahan Stainless Steel

Pilihlah kompor gas yang berbahan stainless steel, karena bahannya ringan, tidak mudah berkarat dan kualitasnya terjamin.

  1. Ring Kompor Berbahan Kuningan

Agar keluarnya api bisa rata dan membuat makanan cepat matang, kamu bisa menggunakan burner atau ring kompor dari bahan kuningan. Bahan ini bisa menyebarkan panas secara merata dan aman di gunakan di dalam rumah.

  1. Pilih Merek yang Berkualitas

Tentu saja saat memilih kompor gas, harus memperhatikan dan membandingkan antara merek yang satu dengan lainnya, agar tidak terkecoh dengan harga yang mahal tetapi kualitasnya kurang bagus saat digunakan.

Cara Membersihkan Kompor

  1. Rendam Ring Kompor Gas

Langkah pertama membersihkan kompor gas adalah memisahkan ring dari tungkunya. Kemudian rendam ring selama 2 hingga 4 jam, di dalam sabun cuci dan satu sendok asam sitrat yang dilarutkan dalam air panas. Setelah itu sikat ring sampai bersih, bilas dan keringkan.

  1. Bersihkan Tungku Kompor

Tungku kompor gas tidak boleh dibersihkan dengan air dan sabun, karena bisa membuat tungku menjadi lembap, menyebabkan jamur dan kualitas api menjadi kurang bagus. Kamu bisa menyeka tungku dengan kain yang sudah diberi krim khusus untuk membersihkan kompor, lalu gosok bagian yang ada nodanya dengan sikat.

  1. Cek Selang Regulator Gas

Selain membersihkan secara rutin, kamu harus cek selang regulator gas secara rutin. Hal ini dilakukan untuk mengatisipasi kebocoran gas dan pemasangan selang yang tidak pas. Selang gas juga harus rutin dibersihkan dengan kain yang sudah dibasahi air dan sabun, lalu lap lagi dengan kain yang kering.

Resep Tongseng dan cara pembuatannya

Resep Tongseng dan cara pembuatannya

Tongseng adalah sejenis gulai dengan bumbu yang lebih “tajam”. Perbedaan yang lebih jelas adalah pada penggunaan dagingnya. Tongseng dibuat dengan menggunakan daging yang masih melekat pada tulang, terutama tulang iga dan tulang belakang. Tongseng pada umumnya menggunakan daging kambing, meskipun ada pula tongseng daging sapi dan kerbau. Sebagai tambahan, ke dalam kuah kental dimasukkan sayuran seperti kol, bawang putih, tomat, dan kecap.

Bumbunya merupakan oseng-oseng yang terdiri dari campuran garam, bawang putih, kecap, dan lada. Biasanya tongseng dijual bersamaan dengan sate kambing. Tongseng dianggap sebagai makanan khas daerah Solo, Magelang dan sekitarnya, tetapi adapula variasi Tongseng daging suir tahu di Kebumen.

Cara membuat Tongseng Sapi

Mau menyajikan hidangan spesial untuk keluarga di rumah? Kamu bisa coba membuat tongseng daging sapi. Cocok dinikmati untuk makan malam, nih.

Rasa kuah yang gurih dan pedas bisa bikin ketagihan. Yuk, simak resep tongseng daging sapi berikut ini!

  1. Bahan-bahan yang diperlukan

Bahan-bahan:

  •     1/4 kilogram daging sapi, potong-potong
  •     kol secukupnya
  •     5 siung bawang merah
  •     2 siung bawang putih
  •     2 butir kemiri
  •     1/2 ruas kunyit
  •     1/2 ruas jahe
  •     santan instan secukupnya
  •     2 lembar daun salam
  •     1 batang serai
  •     1 lembar daun jeruk
  •     lengkuas secukupnya
  •     1/2 sdt ketumbar
  •     1 sdt garam
  •     1 sdt kaldu sapi bubuk
  •     1,5 sdm gula pasir
  •     4 lembar daun bawang
  •     cabai rawit merah secukupnya
  •     1 buah tomat
  •     kecap manis secukupnya
  •     minyak secukupnya

  1. Buat bumbu halus

Siapkan blender, lalu masukkan bawang merah, bawang putih, kemiri, kunyit, jahe, ketumbar, dan sedikit air. Proses hingga semua bahan menjadi halus dan tercampur rata.

  1. Tumis bumbu halus

Setelah itu, panaskan minyak di teflon, lalu tumis bumbu halus. Masukkan daun salam, serai, lengkuas, dan daun jeruk. Masak hingga harum dan matang. Setelah bumbunya matang, masukkan daging sapi, kemudian masak hingga berubah warna.

  1. Masukkan beberapa bahan

Tuang air, lalu aduk hingga tercampur rata. Setelah itu, tutup teflon supaya dagingnya lebih cepat empuk. Setelah daging empuk, masukkan garam, kaldu bubuk, gula pasir, kecap manis, dan santan. Aduk hingga tercampur rata.

  1. Tambahkan beberapa bahan

Selanjutnya, masukkan kol, daun bawang, dan cabai rawit, lalu masak sambil diaduk. Terakhir masukkan irisan tomat, lalu masak sebentar. Setelah matang, angkat dan sajikan tongseng sapi.

Itulah resep tongseng sapi yang nikmat. Makin mantap dinikmati dengan nasi hangat dan sambal favoritmu. Selamat mencoba!

Tempat Makan Tongseng di Jogja

Bagi kamu yang sedang berada di jogja dan ini menikmati tongseng, rumah makan Mbah Buyut adalah solusinya. Rumah makan ini menyajikan tongseng dengan kuah kental yang sedap, bumbu rempah yang pas, plus aroma yang memikat hati kamu!

Tongseng juga cocok untuk meningkatkan selera makan loh! makanan lezat yang digemari banyak orang ini telah siap sedia memanjakan lidah kamu.Ayo mampir dan nikmati bersama keluarga dan orang terkasih, hanya di Rumah Makan Mbah Buyut!. Rumah makan ini terletak di Jalan Suryodiningratan No. 3, Mantrijeron, Yogyakarta (selatan Plengkung Gading)

5 Cara Agar Tidak Pahit Memasak Daun Pepaya

5 Cara Agar Tidak Pahit Memasak Daun Pepaya

Daun pepaya bisa diolah jadi aneka sajian dan masakan yang sedap. Mungkin tak semua orang suka dengan olahan daun pepaya karena rasanya yang pahit. Namun, jika kita tahu cara memasak daun pepaya agar tidak pahit, kita bisa membuat sajian yang istimewa.

Ada sejumlah cara yang bisa dicoba agar daun pepaya tidak pahit saat dimasak. Kali ini kami uraikan beberapa tips dan cara sederhana yang bisa dicoba. Selengkapnya, langsung saja simak di sini ya.

 

Baca Juga

 

Nasi Mandhi, Hidangan Nasi Rempah khas Timur Tengah

Rekomendasi Sate Klatak Paling Nikmat di Jogja

Tips Jitu Memilih Ikan Tuna Yang Masih Segar

 

  1. Daun Pepaya Direbus dengan Daun Jambu

 

Rebus daun pepaya dengan daun jambu biji agar pahitnya hilang. Rebus daun-daun ini secara bersamaan hingga layu dan empuk. Jika sudah, angkat dan tiriskan. Pisahkan daun pepaya dari daun jambu biji. Jika sudah terpisahkan, peras daun pepaya. Daun pepaya pun siap untuk dimasak dan diolah menjadi masakan sedap.

 

  1. Daun Pepaya Diremas dengan Garam Kasar

 

Garam kasar bisa digunakan untuk menghilangkan atau mengurangi rasa pahit daun pepaya. Caranya campur daun pepaya dengan garam kasar. Kemudian remas daun pepaya bersama dengan garam kasar. Setelah itu diamkan selama 10 menit dan bilas dengan air. Daun pepaya bisa dimasak atau diolah dengan bumbu lain.

 

  1. Daun Pepaya Direbus dengan Tanah Liat

 

Pernah coba cara yang cukup ini ini? Kita bisa menggunakan tanah liat atau tanah lempung yang bersih sebagai penghilang rasa pahit pada bunga dan daun pepaya. Rebus bunga dan daun pepaya bersama tanah liat hingga empuk. Jika sudah empuk, angkat dan cuci bersih daun pepaya dengan air. Saat mencuci ini, pastikan tidak ada sisa tanah liat pada bunga atau daun pepaya.

 

  1. Daun Pepaya Direbus dengan Asam Jawa

 

Cara yang satu ini pun cukup mudah. Masukkan asam jawa dalam rebusan daun pepaya. Rebus daun pepaya bersamaan dengan asam jawa. Selain menghilangkan rasa pahit, asam jawa juga membantu membuat aroma daun pepaya menjadi lebih enak dan sedap.

 

  1. Daun Pepaya Direbus dengan Daun Singkong

 

Daun pepaya dan daun singkong sebenarnya bisa diolah bersamaan untuk dijadikan hidangan sedap. Dan ternyata daun singkong juga bisa membantu mengurangi rasa pahit daun pepaya. Bagaimana caranya? Mudah saja. Tinggal rebus daun singkong dan daun pepaya bersamaan. Setelah empuk, angkat dan tiriskan untuk kemudian daun pepaya bisa dibumbui sesuai selera.

 

Bagaimana? Cara memasak daun pepaya agar tidak pahit tidak terlalu sulit, bukan? Semoga tips dan cara-cara di atas bermanfaat, ya.

Tips Jitu Memilih Ikan Tuna Yang Masih Segar

Tips Jitu Memilih Ikan Tuna Yang Masih Segar

Ikan tuna adalah salah satu sumber Omega 3 yang baik untuk kesehatan. Tak hanya itu, rasa ikan tuna yang khas dan gurih juga membuat banyak orang menyukainya. Meskipun harganya terbilang cukup mahal, namun tetap banyak orang yang rela meregoh kocek untuk menikmati Ikan tuna. Jika kamu ingin memasak ikan tuna, pada saat memilihnya tentu tidak mudah. Memilih ikan tuna cenderung tricky, terutama untuk kamu yang masih awam dengan ciri-ciri ikan tuna. Pasalnya, jika salah beli kamu bisa dapat ikan tuna yang sudah tidak segar dan kurang enak dimasak. Tetapi kamu tidak perlu khawatir, supaya tidak salah pilih, begini 5 cara memilih ikan tuna yang segar dan berkualitas.

 

Ini cara memilih ikan tuna yang segar dan berkualitas

 

  1. Pertimbangkan tempat ikan tuna dijual

Hal pertama yang perlu kamu perhatikan sebelum membeli ikan tuna tentu adalah tempat dimana ikan tersebut dijual atau diletakkan. Pastikan tempat kamu membeli ikan tuna bersih dan tidak berbau menyengat. Kemudian, sebaiknya pilih ikan tuna yang juga diletakkan di tempat yang bersih dan bersuhu dingin. Hindari membeli ikan tuna yang sudah dihinggapi lalat atau diletakkan di tempat yang kotor.

  1. Perhatikan warna ikan tuna sebelum membeli

Selanjutnya, cara memilih ikan tuna yang segar yaitu bisa kamu lihat dari warnanya. Perhatikan dulu warna daging ikan sebelum membeli. Ikan tuna yang memiliki kualitas baik adalah yang daging yang masih berwarna kemerahan dan tampak segar. Cara ini bisa dibilang adalah cara paling mudah untuk melihat kualitas ikan tuna. Sebaiknya jangan pilih ikan yang warnanya sudah terlihat pucat atau kotor.

  1. Pegang tekstur kulit ikan tuna

Setelah melihat warnanya, kamu juga harus memastikan kualitas ikan tuna dengan cara memegang kulit tuna tersebut. Cara ini berguna untuk mengetahui kualitas dan tekstur ikan tuna. Pilih ikan tuna yang memiliki tekstur kenyal. Coba tekan beberapa bagian dari kulit ikan tuna yang akan kamu beli, ikan tuna segar memiliki kulit yang lembap dan terasanya kenyal saat ditekan. Pasalnya, ikan tuna yang sudah tidak segar biasanya memiliki kulit yang terasa kering dan dagingnya terasa lembek ketika ditekan.

  1. Cium aroma yang keluar dari ikan

Jika sudah mengetaui warna dan tekstur ikan tuna, rangkaian cara memilih ikan tuna yang segar dan baik untuk dikonsumsi pun tidak berhenti di situ. Kamu harus mencium aroma yang keluar dari ikan untuk memastikan kualitasnya. Ikan tuna yang kualitasnya baik biasanya memiliki aroma yang segar laut. Sedangkan daging yang sudah mulai membusuk biasanya mengeluarkan aroma yang tidak sedap atau tercium seperti bau busuk dan anyir.

  1. Hindari membeli ikan tuna potongan

Selanjutnya, kamu juga sebaiknya menghindari membeli ikan tuna yang berbentuk potongan. Daging ikan tuna potong memang terkadang cenderung ekonomis karena kamu bisa membelinya sesuai kebutuhan saja. Namun, kamu harus berhati-hari karena terkadang ada pedagang yang menambahkan bahan kimia sehingga potongan ikan tuna tetap terlihat segar meskipun sudah dipotong dalam waktu lama.

Oleh karena itu, disarankan kamu untuk membeli ikan tuna utuh agar kamu bisa memastikan kualitas ikan tuna dengan tepat. Ikan tuna utuh yang kamu beli pun nantinya bisa disimpan kembali apabila tidak habis dalam sekali masak.

Semoga tips diatas dapat membantu, jika kamu sedang berada di Jogja jangan lupa untuk mengunjungi Rumah makan Mbah buyut yang berada di jalan Jl. Suryodiningratan No.3, Suryodiningratan, Kec. Mantrijeron, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55141. Rumah makan ini menyediakan berbagai menu khas jawa. Menarik bukan ? yuk kunjungi sekarang !!!

Penderita Asam Lambung Harus Menghindari 7 Jenis Makanan Ini

Penderita Asam Lambung Harus Menghindari 7 Jenis Makanan Ini

Asam lambung termasuk gangguan kesehatan yang sering dialami, baik di kalangan orang dewasa atau anak-anak. Penyakit ini ditandai dengan munculnya perasaan kembung, rasa asam di belakang mulut, cegukan, sulit menelan, perut mulas, batuk kering hingga mual.

Asam lambung ini sendiri dapat dipicu oleh banyak hal terutama yang berkaitan dengan gaya hidup. Misalnya, kebiasaan makan dalam porsi besar, berbaring setelah makan, kelebihan berat badan, atau ngemil menjelang waktu tidur.

Di samping itu, asam lambung juga dapat dipicu oleh makanan dan minuman tertentu. Bila kamu sering mengalami asam lambung, sebaiknya periksa ulang gaya hidup dan kebiasaan makan yang kamu miliki. Dilansir dari International Foundation for Gastrointestinal Disorders, berikut adalah jenis makanan yang harus dihindari penderita asam lambung.

  1. Kafein

Salah satu pantangan yang paling terkenal bagi penderita penyakit asam lambung adalah kafein. Kandungan kafein diketahui dapat membuat otot pada katup kerongkongan bagian bawah melemah sehingga konsumsinya perlu dibatasi atau bahkan dihindari.

Di samping melemahkan otot katup kerongkongan, konsumsi kafein juga dianggap dapat merangsang hormon gastrin yang berperan dalam produksi asam lambung. Untuk itu, konsumsi minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh, coklat, minuman berenergi hingga minuman soda perlu diperhatikan.

  1. Bawang

Bawang juga menjadi salah satu pemicu rasa mulas. Terutama bawang mentah yang ada dalam hidangan seperti burger atau sambal. Bawang bombay, misalnya.  Bawang jenis ini kaya akan serat yang dapat difermentasi, yang dapat memicu sendawa. Kondisi ini nantinya dapat memperburuk kondisi asam lambung. Di samping itu, bawang juga diketahui mengandung sekelompok senyawa yang dapat memicu masalah pencernaan lainnya.

  1. Makanan Pedas

Secara umum, konsumsi makanan pedas memang dapat menimbulkan banyak gangguan pencernaan. Mulai dari mulas, perut terasa panas, hingga diare. Di samping itu, konsumsi makanan pedas dapat mengiritasi kerongkongan yang sudah meradang, sehingga memperburuk gejala mulas.

Makanan pedas juga mengandung zat bernama capsaicin yang dapat memperlambat laju pencernaan. Sehingga makanan akan berada lebih lama di dalam pencernaan dan menyebabkan rasa mulas berlarut-larut.

  1. Makanan Berlemak

Pada dasarnya lemak adalah kandungan nutrisi yang juga dibutuhkan tubuh. Namun konsumsinya harus dalam jumlah yang wajar. Makanan dengan kandungan lemak yang tinggi dapat memicu naiknya asam lambung.

Makanan yang termasuk ke dalam kategori lemak tinggi adalah gorengan, makanan yang digoreng, daging sapi, daging domba, sosis, kornet, dan berbagai jenis daging olahan. Di samping itu, produk susu juga termasuk ke dalam makanan dengan lemak tinggi.

  1. Buah Citrus dan Tomat

Buah-buahan yang mengandung rasa asam seperti jeruk dan tomat juga menjadi makanan yang harus dihindari penderita asam lambung. Melalui penelitian yang diterbitkan dalam The Korean Journal of Gastroenterology, orang yang telah mengonsumsi buah asam seperti jeruk atau grapefruit mengalami peningkatan asam lambung dan mengalami sensasi terbakar.

Meski begitu penjelasan mengenai kaitan antara buah citrus maupun tomat pada asam lambung belum diketahui secara lebih jelas. Para ahli memperkirakan hal tersebut mungkin terjadi karena jumlah asam yang ada di dalam buah yang kemudian memicu

  1. Alkohol

Konsumsi alkohol juga dapat memicu rasa mulas pada tubuh sehingga harus dihindari oleh kamu yang sering mengalami peningkatan asam lambung. Minuman beralkohol, seperti anggur dan bir, dapat meningkatkan jumlah asam lambung, yang kemudian meningkatkan risiko mulas.

Selain itu, konsumsi alkohol dalam jumlah tinggi dapat secara langsung merusak lapisan kerongkongan. Dalam jangka panjang, kondisi ini akan membuat kerongkongan lebih sensitif pada asam lambung.

 

  1. Minuman Bersoda

Minuman soda atau minuman berkarbonasi juga sering menjadi penyebab gangguan asam lambung sehingga perlu dihindari. Menurut penelitian, soda dapat mengendurkan otot pada kerongkongan sehingga dengan mudah meningkatkan keasaman asam lambung.

Itu tadi deretan makanan yang harus dihindari penderita asam lambung. Bila kamu sering mengalaminya, cobalah untuk hindari jenis-jenis makanan di atas. Dengan begitu, kamu akan terhindar dari gangguan dan berbagai gejala asam lambung yang mengganggu.

Jika kamu saat ini sedang berada di Jogja jangan lupa untuk mengunjungi restoran khas jawa  Mbah Buyut. Restoran ini tentunya memiliki banyak variasi menu dan tentunya terdapat juga makanan yang tidak menyebabkan asam lambung naik. Tunggu apa lagi yuk kunjungi restoran Mbah Buyut

×

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh!

Klik kontak di bawah ini atau kirim kan email [email protected]

× Bagaimana kami dapat membantu anda