Tips Praktis Siapkan Bekal Makan Siang

Tips Praktis Siapkan Bekal Makan Siang

Bekal makan siang tentunya harus tetap tampil menarik dan lezat dinikmati. Bekal juga harus praktis sehingga mudah dibawa dan dinikmati di mana saja. Dengan tips resep bekal makan siang berikut, kamu tak perlu banyak menghabiskan waktu ekstra untuk menyiapkannya.

 

Tips Praktis Siapkan Bekal Makan Siang

 

  1. Rencanakan menu

Perencanaan yang baik akan membantu menyiapkan bekal makan siang yang praktis dan lezat. Kalau sudah memiliki rencana menu bekal makan siang selama seminggu ke depan, kamu bisa menyiapkan bahan tertentu dalam jumlah besar untuk menghemat waktu persiapan. Misalnya, siapkan ayam suwir dalam jumlah agak banyak dan simpan di kulkas. Ayam suwir ini bisa digunakan untuk membuat bekal seperti sandwich, tumisan, dan nasi goreng.

 

  1. Gizi lengkap

Kandungan gizi dalam resep bekal makan siang tetap harus lengkap untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian. Jangan sampai lesu atau kelaparan di kantor gara-gara bekal makan siang kurang lengkap. Pastikan dalam bekal kamu ada sayuran dan protein. Kamu juga bisa menyertakan buah dalam bekal. Karbohidrat sehat dari gandum, beras merah atau cokelat, bisa dimasukkan dalam menu bekal.

 

  1. Praktis

Bekal makan siang harus mudah dibawa dan mudah dinikmati. Bekal yang disiapkan juga idealnya bisa dinikmati tanpa harus dipanaskan. Karena itu, sajian yang ditumis, dikukus, atau digoreng lebih mudah dijadikan bekal. Sajian seperti sup juga bisa jadi bekal bila disimpan dan dibawa dalam termos khusus. Kalau di kantor tidak ada microwave atau alat pemanas, ada baiknya menghindari sup sebagai bekal.

 

  1. Tampilan

Bukan berarti tampilan bekal harus secanggih hidangan di restoran, ya. Bekal makan siang juga bisa tampil cantik dengan bahan-bahan segar berwarna cerah. Kamu bisa membuat resep bekal makan siang berupa nasi goreng dengan bahan tammbahan paprika merah, kacang polong, dan buncis. Salad pun jadi lebih menarik dengan berbagai buah dan sayuran berwarna cerah.

 

  1. Kemas dengan benar

Bekal makan siang tentu harus dikemas dengan benar agar tidak mudah basi. Pastikan wadah yang digunakan benar-benar bersih, kering, dan tertutup rapat. Bila bekal masih panas setelah disiapkan pada pagi hari, tunggu sampai agak dingin sebelum menutup wadahnya. Wadah berinsulasi membantu menjaga kestabilan suhu bekal sehingga tetap segar dan tidak mudah rusak.

Dengan tips-tips di atas, kamu bisa coba beberapa sajian yang cocok dijadikan menu bekal makan siang berikut.

 

Resep Bekal Makan Siang Praktis

 

  1. Cabe Brokoli

Perpaduan warna merah cabai dan hijaunya brokoli membuat sajian ini menarik dengan warna-warna cerah. Selain itu, sajian Cabe Brokoli ini sangat mudah disiapkan. Kamu cuma perlu menumis brokoli dengan cabai merah serta bumbu lain, bekal makan siang lezat pun siap kamu bawa.

 

  1. Ikan Goreng Dabu-Dabu Papua

Pencinta makanan pedas pasti suka resep Ikan Goreng Dabu-Dabu Papua ini. Ikan goreng memang praktis dibuat dan mudah dibawa. Sambal dabu-dabu bisa kamu simpan terpisah dalam wadah atau plastik kecil dan tuangkan di atas ikan goreng saat akan dinikmati. Jenis ikan yang digunakan juga bisa disesuaikan dengan selera kamu. Untuk menyiapkan resep bekal makan siang ini, kamu cukup membubuhi ikan dengan bumbu saset Ikan Goreng. Setelah itu, ikan digoreng hingga matang dan renyah. Mudah, kan?

 

  1. Dadar Sayur Keju

Telur dadar dengan sayuran memberikan nutrisi dan energi yang Anda butuhkan pada siang hari. Cara membuat Dadar Sayur Keju juga mudah, lho. Kocok potongan sayur yang telah ditumis bersama parutan keju, telur, dan bumbu. Lalu masak campuran telur dan sayuran ini dengan cara didadar. Mudah dan bergizi!

 

  1. Nasi Liwet Bahagia

Resep Nasi Liwet Bahagia ini sudah lengkap untuk bekal makan siang bergizi dan mengenyangkan. Harumnya nasi liwet ditemani tahu, tempe, daun singkong, dan telur dijamin nikmat jadi makan siang kamu. Nasi cukup dimasak bersama bawang merah, daun salam, daun bawang, daun pandan, sereh, petai, lengkuas dan penyedap rasa. Aromanya pasti mantap!

 

  1. Onigiri

Onigiri dalam menu bekal makan siang bukan hal baru bagi masyarakat Jepang. Sajian ini mengenyangkan, mudah dibuat, dan praktis dibawa. Kamu juga bisa menyiapkan onigiri untuk bekal makan siang yang lezat. Beras dan beras ketan dimasak bersama hingga matang, lalu dibentuk segitiga. Jangan lupa siapkan isian yang lezat. Dalam resep Onigiri ini, isian yang digunakan adalah abon, telur dadar, dan spicy mayo. Kamu juga bisa berkreasi menggunakan bahan lain seperti tuna, daging cincang, atau sayuran. Kalau isiannya sudah lengkap, onigiri ini bisa jadi sajian praktis untuk bekal makan siang.

Usaha untuk merencanakan dan menyiapkan bekal makan siang tentu sebanding dengan nutrisi yang didapat. Sajian apa yang paling sering kamu siapkan untuk bekal makan siang? Jika kamu sedang ada di Jogja, tidak ada salahnya untuk mengunjungi Rumah makan Mbah Buyut, Rumah makan ini menawarkan berbagai menu masakan khas rumahan yang enak dan menyehatkan. Mbah Buyut terletak di Jalan Suryodiningratan 3 Yogyakarta (selatan plengkung gading).

Tips Hidangkan Steak Lezat Yang Matang Sempurna

Tips Hidangkan Steak Lezat Yang Matang Sempurna

Banyak resep steak daging sapi lezat yang bisa kamu coba. Setelah itu, praktikkan resep tersebut di dapur untuk menghidangkan steak lezat untuk keluarga tersayang. Memasak steak yang sempurna tidak sulit asalkan mengetahui trik-trik pentingnya. Berikut adalah beberapa tips yang bisa kamu coba saat mencoba resep steak daging sapi di rumah.

 

1. Pilih potongan daging sapi yang tepat

Steak tidak membutuhkan waktu masak yang lama. Karena itu, pilihlah bagian daging sapi yang empuk seperti tenderloin, sirloin, dan rib-eye. Hal ini penting untuk memastikan kamu menyajikan steak yang empuk dan tidak keras.

 

2. Sebelum daging steak diolah, pastikan steak telah berada dalam suhu ruangan

Kalau steak disimpan dalam dalam freezer, pastikan daging telah mencair sempurna sebelum mengolahnya. Kalau daging yang masih beku atau dingin langsung diolah, bagian luar steak akan gosong dan mentah di bagian dalamnya.

 

3. Pilihlah daging steak yang tebal

Idealnya, daging steak memiliki ketebalan sekitar 3-5 cm. Ketebalan ini penting untuk mendapatkan karamelisasi sempurna pada bagian luar steak dan tingkat kematangan yang tepat di bagian dalamnya.

 

4. Bumbui steak sebelum diolah

Sebelum diolah, taburi kedua sisi daging steak dengan garam lalu biarkan selama beberapa saat. Trik ini membantu menahan kelembapan daging steak sehingga tidak kering setelah dimasak. Selain itu, kamu bisa membumbui daging steak dengan lada atau lada hitam.

 

5. Masak steak dengan wajan panas

Daging steak bisa dimasak dengan wajan datar antilengket. Sebelum memasak daging steak, pastikan wajan atau pemanggang yang digunakan telah benar-benar panas. Hal ini memberikan warna cokelat gelap yang cantik pada steak yang kamu siapkan.

 

6. Masak steak dengan sedikit minyak

Sangat penting untuk menambahkan minyak saat memasak daging steak. Pastikan minyak sudah benar-benar panas sebelum daging steak dimasak. Kalau ingin menggunakan mentega, masukkan pada akhir proses memasak.

Saat steak sudah hampir matang dan akan segera diangkat dari wajan atau pemanggang, tambahkan sedikit mentega. Dikarenakan mentega mudah gosong, memasukkan mentega terlalu awal akan memberikan rasa gosong pada steak. Hal ini tentunya akan merusak cita rasa resep steak daging sapi yang kamu buat.

 

7. Masak steak hingga tingkat kematangan yang diinginkan

Untuk memasak steak setebal 3,5 cm sampai tingkat kematangan medium-rare, masak selama sekitar 3-3,5 menit pada setiap sisinya. Untuk memasak steak setebal 3,5 cm hingga tingkat kematangan medium, masak selama sekitar 4 menit pada tiap sisinya.

 

8. Diamkan steak selama beberapa saat

Setelah matang, angkat steak dari wajan atau pemanggang dan diamkan selama 5-10 menit sebelum disajikan. Hal ini untuk memastikan steak benar-benar empuk dan juicy saat dinikmati.

Siap mencoba resep steak daging sapi di rumah? Kalau lebih suka daging ayam, kamu juga bisa mencoba resep Steak Ayam ini. Sajikan resep istimewa ini untuk momen spesial bersama keluarga.  Jika kamu sedang ada di Jogja, tidak ada salahnya untuk mengunjungi Rumah makan Mbah Buyut, Rumah makan ini menawarkan berbagai menu masakan khas rumahan yang enak dan menyehatkan. Mbah Buyut terletak di Jalan Suryodiningratan 3 Yogyakarta (selatan plengkung gading).

 

Tips dan Trik agar Ayam Bakar Tidak Gosong

Tips dan Trik agar Ayam Bakar Tidak Gosong

Ada banyak cara mengolah ayam, salah satunya adalah dengan cara dibakar. Tapi ayam bakar juga perlu teknik khusus agar tidak gosong. Bukan hanya mengurangi kenikmatan karena terasa pahit, daging yang terbakar hitam juga berisiko meningkatkan kanker di dalam tubuh. Jadi, ini caranya agar ayam bakar tidak gosong dan bisa dinikmati secara maksimal.

 

  1. Diungkep dulu

Jangan langsung membakar ayam yang mentah. Akan lebih baik jika memasak daging ayam lebih dulu dengan cara diungkep. Cara ini bukan hanya menjamin daging ayam matang hingga ke dalam tapi juga membuat bumbu lebih meresap.

 

  1. Jangan terlalu banyak gula

Ketika membumbui ayam bakar, lebih baik tidak terlalu banyak menambahkan gula. Gula cenderung gosong jika terkena panas langsung. Jika bumbu terlalu manis, gula akan membuat bagian terluar ayam cepat gosong.

 

  1. Oles minyak

Ketika membakar sate, salah satu alasan tidak mudah gosong adalah adanya minyak atau lemak. Untuk menjaga agar ayam bakar tetap kering namun tidak gosong, oles sesekali dengan margarin sehingga api tidak langsung membakar daging.

 

  1. Lapisi daun pisang

Jika tak ingin terlalu berminyak, lapisi dengan daun pisang atau alumunium foil. Cara ini akan mencegah ayam terkena api dan arang langsung tapi juga membuat ayam tetap terbakar dan kering.

 

  1. Jangan dibakar terlalu lama

Tujuan membakar ayam adalah menambah kesedapan masakan, bukan untuk memasak makanan. Jadi jangan dibakar terlalu lama agar tidak gosong. Perlu dibolak-balik juga agar tidak hanya satu sisi yang terbakar.

 

Itu dia sekian tips agar ayam bakar tidak gosong namun tetap enak dimakan dan sehat. Jika kamu sedang ada di Jogja, tidak ada salahnya untuk mengunjungi Rumah makan Mbah Buyut, Rumah makan ini menawarkan berbagai menu masakan khas rumahan yang enak dan menyehatkan. Mbah Buyut terletak di Jalan Suryodiningratan 3 Yogyakarta (selatan plengkung gading).

Cara Cepat Agar Daging Sapi Cepat Empuk

Cara Cepat Agar Daging Sapi Cepat Empuk

Mengolah daging sapi agar tidak alot saat dimasak sebenarnya tidak terlalu sulit. Ada banyak cara yang bisa dicoba untuk mempersiapkan daging sapi supaya cepat empuk ketika dimasak. Kita bisa menggunakan bahan-bahan tertentu dalam menyiapkan daging sapi.

Kali ini Mbah Buyut akan membagikan lima cara mudah yang bisa dipilih agar daging sapi cepat empuk. Mulai dari menggunakan daun pepaya hingga menggunakan buah nanas. Selengkapnya, langsung saja simak uraiannya di bawah ini.

  1. Bungkus Daging Sapi dengan Daun Pepaya

Bungkus daging sapi dengan daun pepaya. Lalu, diamkan dulu selama beberapa saat sebelum mengolahnya. Cara lain yang bisa dipilih adalah remas-remas lebih dahulu daun pepaya, lalu gunakan untuk membukus daging sapi. Ini karena getah daun pepaya diyakini memiliki kemampuan memecah serat protein daging dengan cepat.

  1. Kucuri Daging Sapi dengan Air Perasan Jeruk Lemon

Untuk mendapatkan daging sapi yang empuk, kita bisa mengucuri daging sapi dengan air perasan jeruk lemon. Diamkan selama kurang lebih 30 menit sebelum daging diolah atau dibumbui. Selain menghilangkan bau, air perasan jeruk lemon diyakini bisa membuat daging lebih empuk.

  1. Baluri Daging Sapi dengan Buah Nanas Parut

Siapkan nanas parut, lalu balurkan pada daging sapi. Diamkan selama sekitar 20 menit sebelum daging diolah atau dimasak. Sebaiknya pilih nanas yang masih muda karena nanas muda bisa membuat daging sapi cepat empuk. Selain dibalurkan, nanas parut juga bisa dijadikan campuran saat merebus daging sapi supaya cepat empuk sebelum dibumbui.

  1. Rendam Daging Sapi dengan Jus Tomat Segar

Buah tomat yang mengandung asam juga bisa digunakan untuk mengempukkan daging sapi. Cara siapkan buah tomat secukupnya, lalu diblender dengan air. Kemudian, gunakan jus tomat segar itu untuk merendam daging sapi selama sekitar 15 menit.

  1. Baluri Daging Sapi dengan Kopi

Seduh kopi bubuk dengan air panas. Lalu baluri daging sapi dengan air kopi tersebut. Diamkan beberapa menit sebelum daging diolah atau dibumbui. Kopi bubuk diyakini dapat membantu memecah serat protein sehingga daging sapi akan lebih empuk saat dimasak.

Semoga tips dan cara di atas bermanfaat, ya. Kita bisa memilih cara yang menurut kita paling mudah dan efektif untuk kita coba. Selamat memasak!

Cara Tepat Menghilangkan Noda Membandel di Panci

Cara Tepat Menghilangkan Noda Membandel di Panci

Panci adalah salah satu alat dapur yang sering digunakan untuk memasak. Panci memiliki berbagai macam jenis yang fungsinya berbeda-beda, serta terbuat dari bahan yang bermacam-macam. Panci yang sering digunakan untuk memasak adalah panci berbahan logam, dengan lapisan panci yang anti lengket, karena bisa menjadi penghantar panas yang baik, dan membuat masakan menjadi matang dengan sempurna.

Terlalu sering digunakan untuk memasak, bisa membuat lapisan panci menjadi rusak dan gosong. Apalagi jika terdapat noda membandel yang menempel di panci, harus segera dibersihkan dengan hati-hati. Agar noda membandel yang menempel di panci cepat hilang, berikut cara menghilangkan noda membandel di panci, dilansir dari berbagai sumber:

Cara Memilih Panci yang Bagus

Agar makanan terasa enak dan tidak gosong, kamu harus menggunakan panci yang kualitasnya bagus, tidak lengket dan menghantarkan panas dengan baik. Cara memilih panci yang berkualitas yang pertama, yaitu memilih panci yang berbahan logam, seperti tembaga, besi dan stainless steel. Panci yang terbuat dari bahan logam ini, bisa menjadi penghantar panas yang baik.

Cara yang selanjutnya adalah membeli panci berdasarkan brand. Sebelum membeli panci, pastikan untuk melihat ulasan tentang brand dari panci tersebut. Kamu bisa membandingkan dengan beberapa merek panci yang terkenal, untuk mengetahui kualitas dari brand tersebut. Cara yang terakhir adalah memilih panci yang bahannya mudah dibersihkan. Selain panci yang terbuat dari logam, kamu bisa menggunakan panci berbahan keramik, karena panci ini mudah dibersihkan dan anti lengket.

Cara Menyimpan Panci yang Benar

Setelah membeli panci, sebaiknya menyimpan panci dengan cara yang benar, yang disesuaikan dengan jenis atau bahan panci tersebut, agar kualitas panci tetap terjaga dan tidak udah rusak.

Stainless Steel

Panci yang terbuat dari bahan stainless steel. Walaupun bahannya mudah menghantarkan panas, tetapi bahan ini mudah tergores dan kusam. Cara menyimpan panci yang terbuat dari stainless steel, yaitu langsung keringkan panci setelah dicuci dan simpan di tempat yang kering dan tidak lembap.

Aluminium

Cara menyimpan panci aluminium agar tidak mudah berkarat, yaitu cuci panci dengan air panas dan keringkan. Kemudian simpan panci di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang baik.

Keramik

Di zaman sekarang banyak panci yang terbuat dari keramik. Agar kualitasnya tetap terjaga, siram panci dengan air panas setelah digunakan, kemudian cuci hingga bersih setelah panci dingin. Simpan panci di ruangan yang tidak lembap, kemudian beri jeda dengan alat masak lainnya dan lindungi keramik dengan karton, agar tidak mudah pecah saat bersentuhan dengan alat masak lainnya.

Cara Menghilangkan Noda Membandel di Panci

  1. Tuang Air Panas

Cara menghilangkan noda yang pertama, yaitu tuangkan air panas setelah menggunakan panci, setelah itu oleskan sabun cuci dan gosok pelan-pelan noda tersebut. Gunakan alat berbahan kayu seperti sendok kayu, untuk menghilangkan nodanya. Cara ini bisa digunakan untuk membersihkan panci stainless.

  1. Gunakan Cuka

Cara yang kedua adalah menggunakan cuka. Setelah kamu mengaliri panci dengan air panas, tambahkan semangkuk air cuka untuk menghilangkan noda membandel. Diamkan selama beberapa menit, lalu gosok dengan spatula kayu hingga noda terangkat. Jangan lakukan cara ini untuk membersihkan noda di panci anti lengket.

  1. Rendam Panci di Sabun

Sebelum membasahi panci dengan air, kamu bisa mengoleskan sabun cuci piring ke noda yang menempel di panci. Setelah itu rendam panci di air mendidih selama beberapa jam atau semalaman, kemudian buang air dan alirkan air hangat ke panci untuk mengangkat noda membandel.

  1. Gunakan Baking Soda

Cara yang selanjutnya adalah menggunakan baking soda, yang bisa membantu mengangkat noda membandel pada panci. Campurkan baking soda dengan air hangat, lalu sikat bagian noda dan bisa dengan air hangat.

  1. Minuman Bersoda

Cara menghilangkan noda yang membandel terakhir, yaitu dengan menggunakan minuman bersoda untuk panci aluminium. Tuankan minuman bersoda, kemudian panaskan panci dengan api kecil, lalu gosok panci dengan spatula kayu. Bilas dengan air hangat.

Kontaminasi Silang dan Risiko Bagi Kesehatan

Kontaminasi Silang dan Risiko Bagi Kesehatan

Memasak memang menyenangkan, ya. Selain bisa berhemat, kamu juga bisa membuat hidangan yang porsinya besar serta sesuai dengan seleramu. Kalau kamu suka memasak, berarti kamu juga harus cermat membersihkan bahan makanan dan peralatan dapurmu. Jangan sampai terjadi kontaminasi silang ketika kamu memasak sehingga kesehatanmu dan orang yang menyantap makanan buatanmu jadi terganggu.

Masih banyak orang yang tidak mengetahui informasi tentang kontaminasi silang. Secara harafiah, kontaminasi silang dapat diartikan sebagai perpindahan kuman dari bahan makanan satu ke bahan makanan lainnya melalui perantaraan benda. Jadi, perpindahan kuman tak hanya terjadi melalui tangan yang kotor lho.

Kalau tangan yang kotor bisa dibersihkan dengan gel pembersih tangan, maka lain halnya dengan kontaminasi silang. Kamu harus lebih teliti melakukan langkah-langkah memasak untuk meminimalkan risiko kontaminasi silang.

Benda yang Bisa Menjadi Perantara Dalam Kontaminasi Silang

Proses kontaminasi silang dapat terjadi melalui penggunaan benda-benda yang sudah terkontaminasi kuman. Beberapa peralatan dapur seperti talenan kayu dan kain lap kerap jadi perantara yang memicu terjadinya kontaminasi silang.

Tidak mencuci talenan usai digunakan memotong daging serta menggunakan kain lap yang tidak bersih ketika memasak membuat risiko penyebaran kuman jadi semakin besar. Kuman yang menempel pada talenan kayu atau kain lap mudah berpindah pada bahan makanan lain saat kamu sedang memegang bahan makanan tersebut.

Akibat Fatal yang Ditimbulkan Kontaminasi Silang

Kontaminasi silang bisa menyebabkan makanan buatanmu mengandung bakteri dan kuman berbahaya. Pada kasus ringan, kontaminasi silang bisa menyebabkan mual, muntah, dan diare. sementara untuk kejadian yang lebih parah, kontaminasi silang bisa membuat penderitanya mengalami keracunan makanan.

Cara Mencegah Kontaminasi Silang

Kamu bisa mencegah kontaminasi silang dengan cara yang relatif mudah. Gunakan talenan plastik yang tak mudah menyimpan kuman dan bakteri. Mendahulukan pengolahan sayuran sebelum mengolah daging akan membuat risiko kontaminasi silang semakin kecil. Selain itu, jangan lupa untuk mencuci bersih seluruh peralatan dapur dan kain lap sebelum dan sesudah memasak.

Satu hal yang juga tak boleh kamu lewatkan kala memasak adalah mencuci bersih tanganmu sebelum dan sesudah memasak. Kamu bisa menggunakan produk pembersih tangan tanpa air bila ingin mencuci tangan secara praktis dan efektif. Bila tanganmu sudah bersih, kamu pun siap berkreasi membuat makanan yang lezat, sehat, dan higienis.

×

Assalamualaikum wa rahmatullahi wa barakatuh!

Klik kontak di bawah ini atau kirim kan email [email protected]

× Bagaimana kami dapat membantu anda